LUAR BIASA ! Karena Aloe vera, Alan Efendhi Pemuda Asal Gunung Kidul Menjadi Pemenang Ajang “Astra SATU Indonesia Award 2023”. #BersamaBerkaryaBerkelanjutan #KitaSATUIndonesia
Alan Efendhi, seorang entrepreneur muda asal Desa Katongan Kapanewon Nglipar Kabupaten
Gunungkidul berhasil menjadi juara ajang bergengsi "Astra SATU Indonesia Awards Tahun 2023". Dalam kesempatan tersebut Alan merupakan
peserta yang terdaftar di kategori Bidang Kewirausahaan. Berdasarkan
nilai yang diperoleh pada kategori Kewirausahaan, bobot penilaian tertinggi ialah usaha harus memiliki produk berkualitas,
sustainable, berdampak positif bagi lingkungan serta mampu
meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya.
Kewirausahaan Alan Efendhi bergerak dibidang budidaya sekaligus pengolahan Aloe vera “Lidah Buaya”, ia memulai usahanya sejak tahun 2014 dan hingga saat ini sudah banyak produk yang dihasilkan. Usaha yang Alan jalani juga melibatkan para ibu-ibu yang dipekerjakan untuk membantu produksi olahannya juga sebagai petani mitra binaan.
Sejak 2018, Alan mendirikan brand "Rasane Vera" yang memproduksi berbagai olahan minuman dan makanan dari Aloe vera. Produk-produk ini antara lain nata de aloe vera, aloe cube drink, dan aloe pure slice. Alan juga berinovasi dengan menambahkan ekstrak daun Stevia sebagai pemanis alami yang rendah kalori, memenuhi kebutuhan konsumen dengan kondisi kesehatan tertentu.
Dikutip dari Ejournal Poltekkes Denpasar, Lidah buaya (Aloe vera) adalah spesies tumbuhan dengan daun berdaging tebal dari genus Aloe. Tumbuhan lidah buaya ini bersifat menahun, berasal dari Jazirah Arab, dan tanaman liarnya telah menyebar ke kawasan beriklim tropis, semi-tropis, dan kering di berbagai helahan dunia. Tanaman lidah buaya banyak dibudidayakan untuk pertanian, pengobatan, dan tanaman hias, dan dapat juga ditanam di dalam pot. Lidah buaya juga ditemukan dalam berbagai produk olahan. seperti minuman, olesan untuk kulit, kosmetika, atau obat luar untuk luka bakar. Walaupun banyak digunakan secara tradisional maupun komersial, uji klinis terhadap tanaman ini belum membuktikan keefektifan atau keamanan ekstrak lidah buaya untuk pengobatan maupun kecantikan. Lidah buaya adalah tanaman super yang memiliki banyak manfaat baik untuk kecantikan hingga kesehatan. Tanaman dengan nama ilmiah Aloe vera ini memiliki beragam vitamin seperti A, B, C, dan E serta 18 jenis asam amino di dalamnya. Lidah buaya pun bersifat anti virus dan anti bakteri yang tentu saja bisa mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Karena Aloe vera merupakan tanaman yang tumbuh didaerah kering sehingga cocok ditanam di lahan kering seperti Gunung Kidul. Tanaman menyimpan cadangan air di pelepah atau daunnya, sehingga tahan pada kondisi suhu dan iklim yang panas. Di kebunnya, Alan menanam dua varietas utama Aloe vera, yaitu Barbadensis miller dan Chinensis beaker. Kedua varietas ini sering dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan kosmetik.
Alan dulunya merupakan seorang perantau di Jakarta. Kemudian sekitar tahun 2014 muncul keinginan untuk kembali dan memajukan desanya dengan potensi yang dimiliki.
Menurut Alan, budidaya Aloe vera tidaklah sulit. Tanaman ini bisa ditanam di lahan terbuka atau di pot, dengan tanah pasir yang diberi sedikit kompos atau pupuk organik. Perawatannya pun sederhana, hanya perlu disiram setiap tiga hari sekali tanpa hama khusus yang mengancam.
Panen biasanya setelah 12 hingga 15 bulan. Daun yang siap panen ditandai dengan hilangnya bintik-bintik putih dan munculnya bunga.
Industri rumahan Mount Vera Sejati milik Alan, yang memproduksi Rasan Vera berhasil membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Saat ini, Alan mempekerjakan 12 karyawan, mayoritas ibu rumah tangga. Salah satunya adalah Hasanah, yang bergabung sejak awal dan kini mampu menyekolahkan anak-anaknya serta melunasi hutang.
Pemberdayaan masyarakat menjadi hal yang selalu Alan upayakan. Melalui budidaya Aloe vera, Alan mengajak warga desa turut memanen rupiah. Ia mendirikan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan berhasil mengajak 25 orang menjadi anggota KWT, serta 102 orang dari kabupaten sekitar Gunung Kidul.
Salah satu anggota KWT, Tumiah, mengaku hasil panen aloe vera bisa membantu keuangan keluarganya, terutama pada musim kemarau. Tumiah sangat berterima kasih kepada Mas Alan karena sudah membantunya untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Alan juga mendirikan "Aloy Land" sebagai pusat edukasi tentang budidaya Aloe vera. Tempat ini menjadi tujuan kunjungan warga, pelajar, bahkan pelancong dari luar kota yang ingin mengetahui lebih banyak tentang tanaman ini.
Atas usahanya, Alan menerima apresiasi SATU Indonesia Award 2023 dari ASTRA. Ia terpilih menjadi penerima apresiasi kategori kewirausahaan, menyisihkan 14.997 pendaftar lain dari seluruh Indonesia. Alan merasa sangat bersyukur mendapat kesempatan ini. Alan berharap semoga SATU Indonesia Award bisa menjadi jembatan bagi Alan dan enterpreneur lainnya untuk meningkatkan kapasitas usaha dengan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
Dengan melihat peluang dari permasalahan di sekitarnya, Alan menjadi contoh pelopor pemuda mandiri di perdesaan. Ia mengajak kaum muda untuk kembali ke desa dan membangun daerah mereka dengan komoditas atau kegiatan usaha yang bisa dikembangkan, memajukan desa dari dalam dan membawa kemerdekaan ekonomi di perdesaan.
Kata Kunci :
#AlanEfendhi #Enterpreuneur #BudidayaAloevera
Sumber :
https://dispora.gunungkidulkab.go.id/pemuda-asal-gunungkidul-juarai-ajang-astra-satu-indonesia-award-2023-bidang-kewirausahaan/
https://seiseima.com/memajukan-desa-dengan-aloe-vera-inisiatif-pemuda-gunung-kidul
https://www.unniriska.com/2024/08/alan-efendi-mengubah-aloe-vera-menjadi.html
https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id
https://bisnis.tempo.co/read/1905252/wirausaha-aloe-vera-alan-efendhi-bukan-sekadar-tanaman-hias-lidah-buaya-biasa